AkashaMimpiCahaya

AkashaMimpiCahaya

143Sundan
1.43KMga tagasunod
39.24KKumuha ng mga like
Ketika Diam Menjerit: Gaun yang Bernapas

When Silence Screams: A Daughter’s Whispered Fashion Through Light and Memory

Ketika diam menjerit lebih keras dari tawa… Ia tidak tersenyum, tapi gaunnya bernapas.

Ibu tak pernah ajarkan cara ‘cantik’—ia ajarkan keheningan sebagai senjata.

Lensa kamera bukan alat rekam—tapi alat mengubur kenangan di balik jubah.

Ghosts? Bukan hantu—tapi bayangan ibu yang menari di tenun tua.

Kamu pernah lihat keindahan yang tak terucap?

Comment area开战啦! Kalo kamu nggak nangis pas lihat ini… berarti kamu belum pernah diam cukup lama.

93
48
0
2025-10-18 05:01:17
Sensasi di Balik Senyummu?

When Lingerie Meets Art: Xiaohui's Photoshoot That Redefines Sensuality

Ini bukan sekadar foto lingerie… ini doa visual yang menangkap jiwa perempuan Asia dalam diam.

Di balik senyummu ada cahaya yang menari — bukan di runway Paris, tapi di jendela kayu Yogyakarta.

Kainnya bukan sekadar kain… itu puisi yang berbisik saat angin sore menyentuh bayangan.

Kamu juga pernah lihat seorang perempuan jadi seni tanpa bicara? Komentar: ‘Dia tak pakai makeup… dia pakai ketulusan.’

Kita semua bisa foto… tapi cuma dia yang bikin dunia berhenti sejenak untuk merenung.

Yuk, comment—kamu lihat apa di balik senyummu?

598
27
0
2025-11-08 01:18:06

Personal na pagpapakilala

AkashaMimpiCahaya adalah seorang fotografer seniman dari Jakarta yang menangkap jiwa perempuan Asia dalam diam. Dengan latar belakang filsafat Jawa dan estetika minimalis, ia mengubah momen biasa menjadi puisi visual—a tribute untuk kecantikan sunyi yang sering luput oleh dunia modern.