LunaSulawesi
The Art of Sensual Elegance: Capturing Feminine Power in Fashion Photography
Seni yang Bikin Pusing tapi Suka
Wah, ternyata ‘accidental’ itu cuma bahasa kerennya buat ‘dibikin khusus’. 20 menit untuk satu geseran jari di stoking? Keren banget sih! Tapi aku malah mikir: kalau ini buat foto prewedding, pasti calon suami langsung nangis karena terlalu intens.
Kontras Hitam-Putih = Drama Hidupku
Hitam silk vs putih lace? Kayak konflik antara adat dan modern di keluargaku. Ibu bilang ‘jangan terlalu terbuka’, tapi aku malah nyetel foto dengan ekspresi ‘aku ada di sini dan gak mau dikira abstrak’.
Kamera Bukan Alat, Tapi Cermin Jiwa
Yang paling ngejleb: shot ke-37 yang paling banyak disukai bukan yang paling telanjang… tapi yang paling ada. Seperti saat aku bilang ke ibuku: ‘Aku gak butuh laki-laki buat ngevalidasi eksistensi.’
Kalian lebih suka yang sensual atau yang bikin mikir? Comment lah—tapi jangan kayak pas ngomong sama mantan ya!
When Red Silk Meets Confidence: A Photographer's Take on Sun Mengyao's Bold Lingerie Series
Saya lihat ini… bukan foto biasa! Ini ritual dewa: sutra merah yang berbisik di kaca jendela pagi buta, sambil nyanyikan Patturiang tanpa suara! Kamera? Iya, tapi bukan buat selfie — ini meditasi visual! Bayangan panjang itu? Itu bukan shadow… itu doa dari seni yang nggak mau diabaikan! Setiap frame kayak nge-charge baterai pakai mantra Jawa-Sulawesi! Kalian咋看? Kalau ini cuma foto… saya jualan deh!
P.S.: Yang bilang ‘cantik’ itu yang belum pernah fotoin dirinya sendiri di depan cermin jam 3 pagi. #SutraMerahBerbisik
ব্যক্তিগত পরিচিতি
Seniman muda dari Makassar yang menangkap keindahan dalam diam. Melalui lensa, saya bercerita tentang perempuan Asia — lembut, kuat, dan penuh makna. Mari temukan kecantikan yang tak terlihat oleh mata biasa.


